Membuat Login Multi-User dengan PHP dan MySQL

Assalamu’alaikum shahabat muslim, tulisan ini saya buat dan coba mengimplementasikannya kemudian berhasil. Untuk membuat login multi-user dengan PHP dan database MySQL, pertama kali yang harus dilakukan adalah mempersiapkan aplikasinya terlebih dahulu.

Webserver Packages (AppServ, XAMPP, EasyPHP,Macromedia Dreamweaver, dll)

Step 1 : Membuat database multi-user

  1. Buatlah database dengan nama login
  2. Buat sebuah table dengan nama tabeluser , perhatikan dan buat field-filed sesuai dengan gambar dibawah ini

  1. Isi setiap field yang ada

Contoh sintaknya:

INSERT INTO tabeluser (`userid`, `password`, `level`) VALUES (‘eruz’, ‘eruz’, ‘admin’),

INSERT INTO tabeluser (`userid`, `password`, `level`) VALUES (‘user1’, ‘user1’, ‘user’);

 

Step 2 : Membuat form login

  1. Ketik perintah script form login dibawah ini
<center><form action=”log.php?op=in” method=”post”>

<h2>

<table width=”260″ border=”0″ bgcolor=”#00FF00″>

<tr>

<td width=”254″> <div align=”center”>

<p class=”style4″>HALAMAN LOGIN</p>

</div></td>

</tr>

</table>

<h2>

<table border=”0″ align=”center” cellpadding=”5″ cellspacing=”8″ bgcolor=”#00FFFF”>

<tr bgcolor=”#FFCC00″>

<td> UserName </td>

<td> <input name=”userid” type=”text”> </td>

</tr>

<tr bgcolor=”#FFCC00″>

<td> Password </td>

<td> <input name=”psw” type=”password”> </td>

</tr>

<tr>

<td>&nbsp; </td>

<td> <input name=”submit” type=”submit” value=”login”> </td>

</tr>

</table>

</form>

</center>

  1. Save dengan nama login.php
  2. File form login ini membutuhkan koneksi dan proses ke database MySQL yang telah dibuat, maka perhatikan script di atas ada log.php.

 

Step 3 : Membuat koneksi dan proses untuk form login

  1. Ketik perintah script koneksi dan proses dibawah ini
<?phpsession_start();

mysql_connect(“localhost”,”root”,””) or die(“Nggak bisa koneksi”);

mysql_select_db (“login”); //sesuaikan dengan nama database anda

$userid = $_POST[‘userid’];

$psw = $_POST[‘psw’];

$op = $_GET[‘op’];

if($op==”in”){

$cek = mysql_query(“SELECT * FROM tabeluser WHERE userid=’$userid’ AND password=’$psw'”);

if(mysql_num_rows($cek)==1){ //jika berhasil akan bernilai 1

$c = mysql_fetch_array($cek);

$_SESSION[‘userid’] = $c[‘userid’];

$_SESSION[‘level’] = $c[‘level’];

if($c[‘level’]==”admin” && “Admin”){

header(“location:../../Login/Admin/index.php”);

}else if($c[‘level’]==”user” && “User”){

header(“location:../../Login/User/index.php”);

}

}else{

die(“Password / Nama yang Anda masukan SALAH : <a href=\”javascript:history.back()\”>Kembali</a>”);

}

}else if($op==”out”){

unset($_SESSION[‘userid’]);

unset($_SESSION[‘level’]);

header(“location:index.php”);

}

?>

  1. Save dengan nama log.php

 

Step 4 : Membuat halaman menu admin

  1. Ketik perintah script untuk menu admin dibawah ini
<?phpecho ‘<p align=”center”>’.

‘<br/></br>’.

‘<table border=”0″ align=”center” cellpadding=”” cellspacing=”” bgcolor=”#00FF00″>

<td align=”center” bgcolor=”#FFCC00″><span class=”style1″>MENU</span></td>

</tr><tr/></tr>

<tr>

<td width=”400″> <div align=”center”>

<h2><span class=”style2″>SELAMAT DATANG ADMIN</span<h2><img src=”Naga.gif” alt=”” />

</div></td>

</tr>

<tr>

<td align=”center” bgcolor=”#FFCC00″><b>Anda login sebagai Admin</b></td>

</tr>

<tr>

<td align=”center” bgcolor=”#FFCC00″><b><a href=”../../Login/login.php”>Logout</a></b></td>

</tr>

</table>’.

‘<br/>’.

‘</p>’;

exit;

?>

  1. Save dengan nama index.php di dalam subfolder Admin dari folder Login
  2. Keterangan: Script ini akan menampilkan informasi ke menu dari login admin yang di pilih

 

Step 5 : Membuat halaman menu user

  1. Ketik perintah script untuk menu admin dibawah ini
<?phpecho ‘<p align=”center”>’.

‘<br/></br>’.

‘<table border=”0″ align=”center” cellpadding=”” cellspacing=”” bgcolor=”#00FF00″>

<td align=”center” bgcolor=”#FFCC00″><span class=”style1″>MENU</span></td>

</tr><tr/></tr>

<tr>

<td width=”400″> <div align=”center”>

<h2><span class=”style2″>SELAMAT DATANG USER</span<h2><img src=”Naga.gif” alt=”” />

</div></td>

</tr>

<tr>

<td align=”center” bgcolor=”#FFCC00″><b>Anda login sebagai User</b></td>

</tr>

<tr>

<td align=”center” bgcolor=”#FFCC00″><b><a href=”../../Login/login.php”>Logout</a></b></td>

</tr>

</table>’.

‘<br/>’.

‘</p>’;

exit;

?>

  1. Save dengan nama index.php di dalam subfolder User dari folder Login
  2. Keterangan: Script ini akan menampilkan informasi ke menu dari login user yang di pilih

 

Step 6 : Jalankan multi login yang sudah dibuat

  1. Masuk ke http://localhost/Login
  2. Pilih file login.php dan jalankan, maka akan tampil form login seperti dibawah ini.


  1. Ketikan Username: eruz; Password: eruz
  2. Maka akan tampil menu admin sebagai berikut.

 

  1. Jika ingin login sebagai operator/user, maka ketikan Username: user1; Password: user1. Sehingga muncul menu user sebagai berikut.

 

Step 7 : Logout dari masing-masing menu

Setiap halaman menu yang tampil ada pilihan untuk Logout, ketika logout di klik maka akan kembali ke halaman form login utama.

NB: File php tersebut di simpan sesuai urutan; step 2 – step 3 didalam folder Login, step 4 – step 5 berada didalam subfolder Admin dan subfolder User dari folder Login.

 

Oke…

Selamat Mencoba dan semoga berhasil..

BERSATU DALAM MELODI CINTA

Dan Majnun pun terhenyak, tak kuasa ia menutup matanya barang sekejap. Betapa sempurnanya lentik matanya, lesung pipit yang senantiasa menghiasi senyum lembutnya. Semampai sempurna tubuhnya, senantiasa tertunduk malu wajahnya. Dan mengapa nafasnya dan desahnya seolah selalu tersipu? Ungu kehijauan alami menghiasi bawah kelompak matanya. O…., kesempurnaan keindahan yang mahacantik! O…, Laila! O,…Laila!

Tapi, geram permusuhan kesukuan ayah Laila mencampakkan seluruh harapan dan getaran rasa. Gigi-gigi ayah Laila senantiasa beradu menahan dengan mahadahsyat terhadap semua orang dari Suku Majnun. Beliau menyaksikan dan mendengar apa yang telah dikatakan orang banyak “Majnun, -orang termulia dalam ilmu maupun hartanya diantara seluruh pemuda kita-, telah jatuh cinta pada Laila. Majnun telah gila oleh cintanya. Tak dilihatnya lagi dendam turun temurun antara sukunya dan suku Laila. Majnun telah benar-benar mencintai Laila. Siang dan malam, “Laila” saja yang terucap pada siapapun. Kecantikannya. Keanggunannya. Kesuciannnya. Ke…..nya, Ke….nya dan Ke…nya”. Ayah Laila bertindak tegas, Laila dikurung dalam rumah, tak boleh keluar dari pekarangan rumah, agar tiada satu pun Majnun dapat melihat bahkan mendengar langkah Laila.

Ooo, rembulan telah tiga surya kulewati tanpa menatap wajah Laila. Betapa gundah hati nan dipenuhi dengan gejolak asmara ini. Betapa pilu relung-relung rindu nurani nan dibanjiri dengan airmata cinta ini. Betapa mungkin kulewati dirimu dan surya tanpa lentik matanya. Dan apatah arti Sang Waktu dan Hayat yang ada di dalamnya tanpa tunduk malu Laila?

Dalam terang-remangnya cahaya rembulan, pelahan ada satu bintik keputih-putihan dari kandang domba di pekarangan Laila mendekat dan mendekat. Semakin dekat semakin jelas. Sang penggembala domba keluarga Laila pulang setelah usai tugasnya. Duhai Majnun, apa gerangan yang engkau sedihkan ? Laila-kah? Sungguh ia senantiasa menatapi domba-dombaku ketika masuk kandang dari jendela kamarnya. Ia pun tampak berduka dan sayu. Tampaknya cintanya padamu telah membakar sari-sari hasratnya.

Terima kasih duhai gembala budiman. Esok hari kan kubeli pakaian domba, dan akupun akan datang padamu dengan bulu domba, kepala domba dan tanduk domba. Aku akan menjadi domba mu. Aku rela menjadi domba mu. Dan, saat itulah yang kuinginkan! Saat dimana Laila menatap ku dan aku pun makin menyadari lentik sempurna bulu matanya, dan percik kemilau air matanya. Aku lah domba Laila. Namaku Majnun. Namaku Majnun domba Laila. (Musyawarah Brung, Fariduddin Attar Naishapur)

Demikian hebat Cinta telah mengubah Majnun, -idola kesuksesan para pemuda di masanya-, menjadi seekor domba Laila. Ia melewatkan malam-malamnya di kandang kumuh domba. Meninggalkan kasur empuk dan aroma-aroma parfum wangi di rumah megahnya. Demikian hebat Cinta telah mengubah Majnun, -pemuda yang dikejar beribu wanita cantik-, sehingga Ia rela hidup beserta binatang-binatang kotor yang kandangnya selalu dihiasai dengan bau tahi-tahi yang telah membusuk. Tiada lagi rasa mual, tiada lagi rasa jijik, tiada lagi rasa segan, tiada lagi harga diri, tiada lagi penghalang bagi Majnun untuk menatap sekilas kilau wajah kekasihnya, Laila. Inilah Cinta!

Perlu dicatat kata-kata Cinta yang digunakan disini tidak identik dengan Cinta Syahwat antara dua orang yang berlawanan jenis kelaminnya.Tidak pula dengan Cinta akan hal-hal yang bersifat fisikal saja. Kata Cinta dalam makalah ini diartikan sebagai Cinta dalam arti luas, seperti Cinta seorang Ibu terhadap anaknya, Cinta seorang anak terhadap kucingnya, Cinta seorang petualang terhadap pemandangan, Cinta seorang dermawan terhadap pengemis, Cinta manusia terhadap sesama dan lain-lain. Cinta dalam arti luas lebih suci, bersih dari pamrih-pamrih material. Tidak ada pamrih dalam Cinta kecuali pedihnya Cinta itu sendiri. Mengapa sedih? Karena jika ada Cinta pasti ada kerinduan dan ujung dari rindu adalah si Pecinta telah identik dengan yang dicintainya, dan ini secara umum tidak mungkin. Jadi pedihnya Cinta itu tiada ujung. Perhatikan seorang Ibu yang menikmati kekhawatirannya saat anaknya terlambat pulang dari sekolah.

Cinta dapat membuat semua yang tidak mungkin menjadi mungkin. Kekuatan Cinta tersembunyi di relung-relung rahasia semesta. Kekuatan ini muncul di berbagai zaman dengan berbagai peristiwa pengorbanan besar dalam sejarah. Kekuatan ini muncul di berbagai peristiwa dengan kejadian-kejadian mu’jizati. Mari kita renungi kembali sajak Jalaluddin Rumi ini bersama-sama.

Cinta adalah rahasia keharmonisan alam. Sesuatu yang mencintai suatu obyek tertentu, akan menjadikan obyek itu ekstensi dari eksistensinya sendiri. Sesuatu yang mencintai suatu obyek tertentu, akan berusaha melakukan segala sesuatu yang mendekatkan dirinya pada obyek tersebut betapapun sulitnya. Sesuatu yang mencintai suatu obyek tertentu, akan berusaha melakukan segala sesuatu yang baik dan berguna bagi obyek yang dicintainya. Jika dua obyek saling mencintai, maka masing-masing akan berusaha melakukan segala sesuatu yang baik bagi yang lainnya. Inilah harmoni. Harmoni adalah kumpulan simetri-simetri beberapa hal. Simetri itu indah. Simetri itu menunjukkan bahwa suatu obyek identik dengan obyek lain, ditinjau dari suatu sudut pandang tertentu. Cinta dengan segenap geraknya menuju suatu harmoni pada puncaknya akan menghasilkan penyatuan substansi antara pecinta dengan yang dicintainya. Gerakan substansial antara pecinta dan yang dicintainya ini telah dibuktikan secara filosofis oleh Filosof Besar asal Iran Mulla Shadra, dan telah dibuktikan oleh beberapa eksperimen psikologi mutakhir. Evolusi foto sebelum menikah sampai hari tua dari banyak pasangan suami-istri menampakkan suatu fenomena umum bahwa bentuk wajah mereka menjadi semakin mirip dengan bertambahnya usia mereka. Ini salah satu bukti eksperimental yang sederhana tapi jelas tentang gejala penyatuan antara pecinta dengan yang dicintainya tersebut.

Para pecinta Tuhan, terserap ke dalam keagungan Tuhan setiap saat. Maka ada suatu pertanyaan yang amat penting. Apakah mungkin suatu saat ia benar-benar bersatu menjadi Tuhan, ataukah ia tidak mungkin dan tidak pernah akan mungkin bersatu dengan Tuhan? Menjawab pertanyaan ini ada dua golongan besar ‘arif sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikh Ibrahim Gazur I-Ilahi;

“…kaum Sufi seperti Syaikh Syihabuddin Suhrawardi mempertahankan bahwa dalam Fana, yang terbatas (Banda) menjadi k’anahu hu (seperti Dia) dan buku Huu Huu (Dia, Dia), seperti besi dalam api yang menjadi serupa api dan bukanlah api itu sendiri; realitas besi adalah sama sekali berbeda dari api. Dalam Nafhatu’l Una, 300 Wali adalah pengikut aliran ini, dan 300 lainnya adalah pengikut Syaikh-i-Akbar, yang mempertahankan bahwa Banda menjadi Huu Huu.” (Ana Al-Haqq, Syaikh Ibrahim Gazur I-Ilahi, terjemahan, Rajawali Pers, 1986, hal. 21).

Husein bin Manzhur Al-Hallaj adalah contoh pecinta Tuhan yang bermazhabkan Huu Huu. Al-Hallaj terkenal dengan perkataannya “Ana Al-Haqq” (Akulah Al-Haqq/Akulah Tuhan). Ia di eksekusi di Baghdad pada 26 Maret 922. Al-Hallaj menjadi simbol bagi pecinta Tuhan yang menderita, dan bagi orang-orang yang percaya tentang kesatuan pecinta dengan Tuhan, karena mabuk Cinta Ilahi.

Penulis tidak ingin menganalisis lebih lanjut mana yang benar di antara kedua mazhab ini. Ini benar-benar di luar jangkauan penulis, tapi marilah kita renungi ungkapan doa dari Imam ‘Ali Zainal ‘Abidin yang akurat menggambarkan beberapa hal tentang Cinta Ilahi ini;

Untuk-Mu saja tercurah himmah (keinginan, hasrat, tekad, semangat)-ku

kepada-Mu jua terpusat hasratku

Engkaulah hanya tempat kedambaanku-tidak yang lain

Karena-Mu saja aku tegak terjaga-tidak karena yang lain

Perjumpaan dengan-Mu kesejukan hatiku

Pertemuan dengan-Mu kecintaan diriku

Kepada-Mu kedambaanku

Pada cinta-Mu tumpuanku

Pada kasih-Mu gelora rinduku

Ridha-Mu tujuanku

Melihat-Mu keperluanku

Menghampiri-Mu keinginanku

Mendekati-Mu puncak permohonanku

Menyeru-Mu damai dan tenteramku

Di sisi-Mu penawar deritaku

            penyembah lukaku

            penyejuk dukaku

            penghilang sengsaraku


NB: Tulisan ini saya ambil dari makalah dimitri mahayana

Kapankah Tiba Pertolongan Allah??

Kapankah pertolongan Allah akan tiba?? Begitu banyak yang selalu menanti dan mengharapkan pertolongan Allah. Ada yang sabar, ada juga yang tidak sabar. Ada yang yakin bahwa Allah akan menolong, ada juga yang ragu-ragu. Ada yang menikmati saat-saat menanti pertolongan Allah, namun tak sedikit yang sengsara.

Akan tetapi, bagi orang-orang yang telah mengetahui ilmunya, yakin benar bahwa Allah adalah Dzat yang sama sekali tidak pernah dan akan bohong terhadap apa yang Dia janjikan. Allah adalah Dzat yang sekali-kali tidak pernah salah perhitungan sedikitpun juga atas segala takdir dan ketentuan-Nya. Pasti tidak akan meleset, pasti tidak akan mengecewakan! Hanya, perkara bantuk ataupun waktunya, masya Allah, itu sama sekali bukan urusan kita sebagai makhluk-Nya.

Bukankah untuk itu Allah Azza wa Jalla telah menebar janji dan jaminan-Nya lewat Al-Qur’anul Karim? Simaklah firman-Nya yang sungguh Mahabesar ini.

“Sesungguhnya Kami beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat)”. (QS. Al-Mukmin [40]: 51)

“… Dan Kami selalu berkewajiban meolong orang-orang yang beriman “. (QS. Ar-Ruum [30]: 47)

Ada sebuah keluarga yang selalu dirundung ujian oleh Allah. Kedua suami istri ini ditakdirkan menderita suatu penyakit. Sang suami diuji dengan sakit yang berkepanjangan; sekali jatuh sakit dia harus berbaring selama dua hingga tiga tahun. Istrinya pun ternyata harus mendapat ujian sakit pula. Hal ini kerapkali menimpa keduanya semenjak awal berumah tangga. Akan tetapi, alhamdulillah keluarga ini benar-benar beriman.

Sampai suatu saat sang istri ditakdirkan oleh Allah mengandung, namun sayang kehamilannya ini pun merupakan satu ujian tersendiri; ia hamil gugur. Dokter menyarankan agar kandungannya harus segera dibersihkan kalau tidak akan menambah masalah baru bagi kesehatannya. Berapa biayanya? Subhanallah, untuk membersihkannya saja dibutuhkan biaya tak kurang dari empat ratus ribu rupiah (Rp. 400.000). Jelas, keluarga yang memang hidup pas-pasan ini tidak mampu menanggung biaya sebesar itu.

Keduanya pun hanya bisa menjerit kepada Allah mengadukan semua ini. “Ya Allah, Sungguh Engkau Mahatahu keadaan kami. Engkau Mahatahu kami miskin harta. Kini Engkau uji kami dengan kejadian seperti ini. Hanya Engkaulah yang mampu menolong dan melapangkan kesempitan hamba-hamba-Mu ini”, rintihnya. Begitulah karena ketidakmampuannya menyediakan biaya pengobatan, sang istri hanya bisa berbaring lesu ditempat tidur.

Hingga akhirnya turunlah pertolongan dari Allah yang Maharahim, yang syari’atnya ternyata berupa sakit thypus! Panas! Panas sekujur tubuhnya, panas kepalanya, panas perutnya! Akibatnya, terjadilah keguguran. Dan dokter yang memeriksanya kemudian mengatakan bahwa kandungannya kini telah bersih, sehingga tidak perlu lagi diadakan pembersihan kandungan sebagaimana yang telah disarankan tempo hari. Allahu Akbar!

Pertolongan Allah memang tidak mesti sebentuk dengan apa yang kita duga dan harapkan. Kita jangan terperdaya oleh syetan yang menganggap Allah tidak menolong kita, padahal pertolongan Allah ternyata sudah datang. Hanya karena beda bentuk saja.

Allah pasti sangat memperhatikan keadaan kita jauh lebih besar daripada perhatian kita terhadap diri sendiri. Betapa tidak! Karena, Dia-lah yang merancang tubuh kita dengan detail, sedangkan kita tidak tahu apa-apa tentang diri ini. Lantas apalagi yang perlu kita ragukan dalam hidup ini tentang jaminan dan jamuan dari Allah Azza wa Jalla.

Hanya orang-orang malang yang ragu-ragu terhadap janji Allah. Padahal keraguan tidak mendatangkan apapun, selain mendatangkan kesengsaraan! Yakin ataupun tidak yakin tetap saja ketentuan Allah akan menimpa kita. Hanya dengan keyakinan yang mantaplah ketentuan Allah akan berubah menjadi ladang nikmat apapun yang terjadi.

Akan tetapi, kalau kita hadapi kejadian dalam hidup ini dengan buruk sangka terhadap pertolongan Allah, maka kita sudah sengsara duluan menghadapinya, bahkan terhalang juga pertolongan Allah itu karena keburuksangkaan kita terhadapnya.

Oleh karena itu, jangan sekali-kali mimpi hidup enak tanpa ujian dari Allah karena bagaimanapun ujian itu sendiri merupakan konsekuensi logis dari keberimanan kita. Sejauh kita yakin bahwa ujian merupakan suatu jalan bagi diangkatnya derajat keimanan kita, insya Allah semua ini akan menjadi ladang nikmat. Karena, toh tidak bisa diragukan lagi bahwa diujung segala ujian, karunia pertolongan-Nya siap menyongsong.

Wallahu a’lam Bishshowab…

Belajar Dari Burung dan Cacing

Bila kita sedang mengalami kesulitan hidup karena himpitan kebutuhan materi, maka cobalah kita ingat pada burung dan cacing.

Kita lihat burung tiap pagi keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Tidak terbayang sebelumnya kemana dan dimana ia harus mencari makanan yang diperlukan. Karena itu kadangkala sore hari ia pulang dengan perut kenyang dan bisa membawa makanan buat keluarganya, tetapi kadang makanan itu Cuma cukup buat keluarganya, sementara ia harus puasa. Bahkan seringkali ia pulang tanpa membawa apa-apa buat keluarganya sehingga ia dan keluarganya harus berpuasa.

Meskipun burung lebih sering mengalami kekurangan makanan karena tidak punya? Tapi tetap semangat dan berusaha. Apalagi setelah lahannya banyak yang diserobot manusia, namun yang jelas kita tidak pernah melihat ada burung yang berusaha bunuh diri. Kita tidak pernah melihat ada burung yang tiba-tiba menukik membenturkan kepalanya ke batu cadas. Kita tidak pernah melihat ada burung yang tiba-tiba menenggelamkan diri ke sungai. Dan kita tidak pernah melihat ada burung yang memilih meminum racun untuk mengakhiri penderitaannya. Bahkan kita lihat burung tetap optimis akan rizki yang dijanjikan Allah SWT. Kita lihat, walaupun kelaparan, tiap pagi ia tetap berkicau dengan merdunya.

Tampaknya burung menyadari benar bahwa demikianlah hidup, suatu waktu berada di atas dan di lain waktu terhempas ke bawah. Suatu waktu kelebihan dan di lain waktu kekurangan. Suatu waktu kekenyangan dan di lain waktu kelaparan.

Sekarang marilah kita lihat hewan yang lebih lemah dari burung, yaitu cacing. Kalau kita perhatikan, binatang ini seolah-olah tidak mempunyai sarana yang layal untuk survive atau bertahan hidup. Ia tidak mempunyai kaki, tangan, tanduk atau bahkan mungkin ia juga tidak mempunyai mata dan telinga.

Tetapi ia adalah makhluk hidup juga dan sama dengan makhluk hidup lainnya, ia mempunyai perut yang apabila tidak diisi maka ia akan mati. Tapi kita lihat, dengan segala keterbatasannya cacing tidak pernah putus asa dan frustasi untuk mencari rizki Allah SWT. Tidak pernah kita menyaksikan cacing yang tiba-tiba membentur-benturkan kepalanya ke batu.

Sekarang kita lihat manusia. Kalau kita bandingkan dengan burung atau cacing, maka sarana yang dimiliki manusia untuk mencari rizki/nafkah jauh lebih canggih. Tetapi kenapa manusia yang dibekali banyak kelebihan ini seringkali kalah dari burung atau cacing?? Mengapa manusia banyak yang putus asa lalu bunuh diri menghadapi kesulitan yang dihadapinya?? Padahal rasa-rasanya belum pernah kita lihat cacing yang berusaha bunuh diri karena putus asa! Rupa-rupanya kita perlu banyak belajar dari burung dan cacing. Subhanallah!

Wallahu a’lam Bishshowab…

Jibril as, Kerbau, Kekelawar, dan Cacing

Suatu hari Allah SWT memerintahkan Jibril as untuk pergi menemui salah satu makhluk-Nya yaitu kerbau dan menanyakan pada si kerbau apakah dia senang telah diciptakan Allah SWT sebagai seekor kerbau. Malaikat Jibril as segera pergi menemui si kerbau.

Di siang yang panas itu si kerbau sedang berendam di sungai. Malaikat Jibril as mendatanginya kemudian mulai bertanya kepada si kerbau. “hai kerbau apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kerbau”. Si kerbau menjawab, “Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kerbau, daripada aku dijadikan-Nya sebagi seekor kekelawar yang ia mandi dengan kencingnya sendiri”. Mendengar jawaban itu Malaikat Jibril as segera pergi menemui seekor kekelawar.

Malaikat Jibril as mendatanginya seekor kekelawar yang siang hari itu sedang tidur bergelantungan didalam gua. Kemudian mulai bertanya kepada si kekelawar, “hai kekelawar apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kekelawar”. Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kekelawar daripada aku dijadikan-Nya seekor cacing. Tubuhnya kecil, tinggal didalam tanah, jawab si kekelawar. Mendengar jawaban itu pun Malaikat Jibril as segera pergi menemui seekor cacing yang sedang merayap di atas tanah.

Malaikat Jibril as bertanya kepada si cacing, “Wahai cacing kecil apakah kamu senang telah dijadikan Allah SWT sebagai seekor cacing”. Si cacing menjawab, “Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor cacing, daripada dijadikan-Nya aku sebagai seorang manusia. Apabila mereka tidak memiliki iman yang sempurna dan tidak beramal sholeh, ketika mereka mati mereka akan disiksa selama-lamanya”.

Semoga kita semua sebagai manusia, sebagai seorang muslim dapat mengambil hikmah dan ibroh dari sepenggal kisah yang sederhana ini. Amiin

Wallahu a’lam Bishshowab…

4 Perkara Sebelum Tidur

Rasulallah SAW berpesan kepada ‘Aisyah ra : “Ya ‘Aisyah jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara, yaitu :

  1. Sebelum khatam Al-Qur’an,

  2. Sebelum membuat para nabi memberikan syafa’at di hari akhir,

  3. Sebelum para muslim meridhoi kamu,

  4. Sebelum kau laksanakan haji dan umroh.

Bertanya ‘Aisyah :

“Ya Rasulullah… bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?”

Rosul tersenyum dan bersabda : “Jika engkau tidur bacalah : Al-Ikhlas tiga kali seakan-akan kau mengkhatamkan Al-Qur’an.

Membaca shalawat untukKu dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberi syafa’at di hari kiamat.

Beristighfarlah untuk para muslimin maka mereka akan meridhoi kamu.

Dan, perbanyaklah bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir maka seakan-akan kamu telah melaksanakan ibadah haji dan umroh”.

Semoga Kita termasuk umatNya Rosulullah yang senantiasa mengikuti langkah amaliyahNya. Aamiin

Wallahu a’lam Bishshowab…

5 Panyakit Yang Harus Di Waspadai Wanita


Selama ini isu-isu seputar kesehatan wanita kerap sekali diangkat dibanding dengan kesehatan pria. Apa pun itu, yang jelas baik pria maupun wanita mempunyai risiko yang sama untuk mengidap suatu penyakit. Karenanya, para ahli mengimbau, pemeriksaan medis dan fisik yang teratur sangat dianjurkan untuk semua kaum perempuan terutama setelah mereka menginjak usia 30 tahun.

Seperti dikutip Dailymail, berikut beberapa penyakit kronis yang banyak mengincar wanita. Apa saja?

Serangan jantung

Dilihat dari data statistik dalam 10 tahun terakhir menunjukkan bahwa serangan jantung pada perempuan mengalami peningkatan. Banyak perempuan yang kerap mengabaikan nyeri dada yang diikuti nyeri pundak, mual, muntah, dan juga sulit bernapas.

Untuk pencegahannya, ubah gaya hidup dengan memasukkan jadwal olahraga secara rutin, jangan lewatkan untuk mengkonsumsi jenis makanan sehat.

Kanker

Di kalangan kaum Hawa, kanker payudara dan serviks merupakan penyakit yang mengancam. Disarankan melakukan deteksi dini jika terdapat benjolan pada payudara.

Sedangkan untuk pencegahan kanker serviks, bisa dilakukan pemberian vaksin serviks yang sebelumnya perlu pemeriksaan pap smear.

Plantar fasciitis

Pada umumnya, nyeri tumit disebabkan oleh peradangan dari plantar fascia – suatu jaringan di sepanjang bagian bawah kaki yang menghubungkan tulang tumit dengan ibu jari kaki kita.

Keadaan ini disebut plantar fasciitis yang sebagian besar diderita oleh kaum wanita karena kesalahan dalam memilih alas kaki.

Penyebab penyakit ini adalah nyeri seperti ditusuk atau rasa terbakar yang biasanya bertambah buruk pada pagi hari karena fascia mengencang (berkontraksi) sepanjang malam.

Depresi
Baru-baru ini diketahui adanya ketidakseimbangan hormonal setelah menopause bisa menjadi penyebab utama depresi, yang memicu risiko ledakan psikotik dan keinginan bunuh diri. Lakukan kegiatan dengan berinteraksi aktif dengan orang lain.

Osteoporosis
Saat perempuan menginjak usia 40 tahun, jumlah kalsium dalam tulang akan semakin berkurang. Untuk terhindar dari mimpi buruk itu, mulailah menabung asupan kalsium demi tulang yang sehat. cukupi jenis makanan yang memiliki tingkat kalsium yang tinggi, seperti susu, keju, yoghurt, brokoli, sawi, dan jenis ikan.

Inilah 5 hal yang harus Anda perhatikan terutama sebagai wanita. semoga bermanfaat.

Sumber:

http://www.kucoba.com/